Tidak biasanya karena dingin masih mengukung sel kulit
Mataku memandang asap rokok yang kuhembuskan sendiri
Dan diballik dada, ada matahari yang sinarnya mengobsesi
Membakar semangat yang sempat mendinginkan tungku
Dan aku harus segera bergerak, melakukan sesuatu!
Demi matahari yang menyembul malu-malu
Demi masa depan yang secerah matahari pagi yang lain
Demi kehidupan yang seperti matahari…!!
